Rabu, 03 Juni 2020


Surat Rasul Paulus Kepada Jemaat di Filipi

Alasan Mengapa Memilih Surat Ini:
Dan mengapa saya sendiri memilih surat Paulus kepada Jemaat di Filipi itu sendiri ialah, dikarenakan, semangat dasar paulus yang dengan semangat untuk melakukan perjalanan ke Filipi untuk menyebarkan Katolik Roma di Filipi. Karena Kota Filipi sendiri terletak pada provinsi Romawi Makedonia, di negeri Yunani, bagian Utara. Filipi sendiri ditampilkan di dalam Perjanjian Baru ciptaan orang Roma. Karena Kota Filipi sendiri cukup hangat, tetapi selain daripada itu Filipi sendiri memiliki kemajemukan itu sendiri.
Dengan memperhatikan masing-masing surat secara terpisah dan memperhatikan bagaimana mereka saling berhubungan, kita sendiri dapat lebih baik memahami apa yang sedang terjadi di Filipi dan bagaimana keadaan Paulus dalam ketiga kesempatan itu. Karena ada tiga surat; surat A (4:10-20) ini adalah sebuah surat fragmen terimakasih kepada orang Filipi atas bantuannya kepada Paulus. Surat B 91;1-3:1a; 4:4-7, 21-23) merupakan sebuah surat yang lebih panjang, yang kepadanya kedua surat yang lain ditambahkan. Surat C (3:1b-4:3.8-9) ditulis sesudah pemenjaraan Paulus berakhir, paling sedikit dia tidak oernah menyinggung lagi. Karena dalam surat ini, Dia menanggapi dua kepentingan mendesak yang ada disitu.

Hal-Hal Yang Menarik Bagi Saya:
Dalam hal ini, saya tertarik akan perjalanan Paulus sendiri di Filipi memang tidak terlalu banyak karena paulus pernah ditangkap dan dipenjarakan, ya meskipun seperti itu paulus tetap menuliskan surat kepada Filipi melalui Epafroditus yang sering mengujungi paulus selama Dia di penjara. Meskipun sampai sekarang masih ada perdebatan dimana tempat Paulus di penjara, dan bagaimana Paulus menulis Surat untuk Filipi tersendiri. 
Paulus sendiri di Kota Filipi memiliki setidaknya hubungan yang dibilang sangat erat dan mesra, karena menurut kisah para rasul itu sendiri paulus mengujungi jemaat di Filipi tiga kali. Karena adanya juga yang tidak suka dengan paulus maka paulus sendiri dijebloskan kedalam penjara, meskipun begitu paulus tetap terus menulis surat yang dibilang bahwa kelompok umat di Filipi sendiri juga masuk dalam Efesus, Kolose dan Filemon.
Oleh karena itu, mengapa saya memilih surat Paulus kepada jemaat di Filipi itu sendiri karena bagaimana ketulusan hati Paulus dengan ketegaran hatinya yang dengan sangat bagaimana kedekatan Paulus dengan Jemaat di Filipi. Dan bagaimana jemaat mengetahui bahwa Paulus berada di penjara, mereka mengirimkan Epafroditus untuk membawa hadiah untuk paulus selama paulus berada di penjara.
Dengan semangat hidup Paulus yang begitu dengan setia menjalini hubungan yang sangat erat kepada jemaat di Filipi meskipun paulus yang sedang diadili di sebuah penjara yang mana tidak diketahui dimana Paulus di adili dan bagaimana Paulus sendiri menulis surat untuk jemaat di Filipi. Jemaat di Filipi semakin yakin dapat mendasarkan sebuah harapan mereka akan keselamatan yang akan datang pada diri mereka sendiri, dan sebagaimana mereka sendiri masih termasuk dalam bangsa Yahudi yang disebut sebagai Umat Allah.
Selain dari beberapa hal itu, susunan surat paulus kepada jemaat di Filipi, juga memiliki ketertarikan sendiri bagi saya yaitu, dengan susunan surat yang seperti ini.

I.         Susunan Surat Paulus Kepada Filipi;
  1.       Pendahuluan
1.1.Salam (1:1-2)
1.2.Ucapan Syukur dan Doa (1:3-11)
  1.       Berita Pribadi (1:21-26)
2.1.Nasihat
2.1.1.     Agar jemaat teguh dalam iman (1:27-30)
2.1.2.     Agar tetap  bersatu dalam kasih (2:1-11), taat (2:12-18)
  1.       Berita tentang dikirimnya Timotius dan Epafroditus (2:19-30)
  2.       Peringatan Terhadap orang-orang Kristen-Yahudi
4.1.Keyakinan mereka dilawankan dengan keyakinannya sendiri (3:1-21)
  1.       Nasihat selanjutnya
5.1.Agar tetap teguh dan gembira (4:1-9)
5.2.Ucapan terima kasih atas pemberian jemaat (4:10-20)
  1.       Salam dan Berkat (4:21-23)


Hubungan Perjalanan Paulus dan Pergulatan Hidup Saya Selama 3 Bulan di Lingkungan/Stasi:
Dari hal ini bisa dilihat pula bahwa surat Paulus kepada Filipi ini sendiri, lebih banyak ditulis oleh Paulus sendiri lebih banyak ditulis oleh Paulus sendiri semenjak Dia berada di Penjara. Dari perjalanan Paulus sendiri, dengan perbedaan saya selama entah berada di Lingkungan ataupun Stasi sangatlah berbeda. Dikarenakan bahwa apa yang saya kerjakan sendiri tidak sepenuh hati untuk menyelesaikan tugas-tugas yang seharusnya saya kerjakan. Oleh karena itu saya belajar banyak dari Paulus bagaimana ketegaran hatinya untuk lebih tetap bekerja setiap saat meskipun dalam kehendak apapun yang sangat dibutuhkan itu.  
Sama seperti bagaimana saya sendiri belajar tentang bagaimana bisa membina apa yang bisa di ambil dari Allah sendiri yang menyatakan itu melalui wahyu yang dipelajarinya dengan apa yang dijelaskan oleh Yesus sendiri melewati perantaraan nya yaitu Paulus yang tetap dengan teguh hati untuk sebagaimana, paham dasar mengenai wahyu, iman dan kitab suci ini sangatlah menentukan dengan cara bagaimana kitab suci menjadi dasar dari ajaran yang bisa menjadi peran dalam kehidupan. Oleh Karena itu membaca kitab suci lebih banyak lagi itu juga terutama bisa menjadi untuk diri kita sendiri membina relasi dengan baik terhadap sesama.        
   Dengan begitulah, bagaimana diri saya sendiri belajar dengan lebih baik lagi untuk belajar lebih banyak lagi bagaimana persekutuan Paulus sendiri dalam ketegaran hatinya yang tetap dengan semangat hidupnya untuk jemaat yang harus ia berikan meskipun dalam keadaan yang buruk pun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar